BANTUL (wartakonstruksi.id) – Hujan yang sempat menggyur wilayah Bantul beberapa kali ternyata berdampak pada Telagadesa Potorono.
Jogging track telaga yang dibangun dengan anggaran Rp 1,9 miliar ini, ambles. Sambungan besi pengaman juga ada yang patah.
Jogging track yang amles ada di sisi barat telaga yang dibangun Badan Lingkungan Hidup (BLH) DIY, tepatnya di dekat toilet sisi barat.
Jogging track yang ambles terlihat sejak pertengahan November namun hanya sedikit. Konblok masih terlihat terpasang meski kondisinya terlihat jelas sudah tidak rata. Namun setelah kembali turun hujan, kondisinya justru kian parah.
Baca juga:
Kini konblok pada bagian yang amles telah disisihkan agar tidak membahayakan masyarakat yang tengah berolahraga maupun sekadar jalan santai di area
jogging track itu. Di bagian sampingnya yang berbatasan dengan bibir telaga, terlihat jelas konblok tidak lagi menempel dengan tanah.
Tidak hanya
jogging track yang ambles, masih di sisi barat telaga, besi pengaman di bagian bawah juga ada yang patah. Patahan terlihat dari sambungan besi yang kemungkinan besar kurang bagus. Seperti halnya
jogging track yang dibiarkan begitu saja, besi itu juga dibiarkan apa adanya.
“Sebetulnya masa pemeliharaan 160 hari. Tapi tetap nanti saya berbaiki. Tidak apa-apa†- Dawami dari CV Bintang Pratama selaku kontraktor pelaksana proyek Telagadesa Potorono.
Dari data yang berhasil dihimpun
Warta Konstruksi, telagadesa Potorono sepenuhnya telah menjadi milik BLH DIY setelah masa pemeliharaannya berakhir. Sehingga perawatan dan perbaikan telaga semestinya menjadi tanggung jawab BLH.

Di sisi lain, telagadesa dikelola pemerintah desa setempat. Hanya sejauh ini belum didapat informasi pernah adanya penyerahan secara resmi wewenang pengelolaan telagadesa tersebut.
Dawami dari CV Bintang Pratama selaku kontraktor pelaksana proyek Telagadesa Potorono memastikan masa pemeliharaan telah selesai. Kendati begitu ia mengaku tetap akan memperbaikinya. “Sebetulnya masa pemeliharaan 160 hari. Tapi tetap nanti saya berbaiki. Tidak apa-apa,†katanya.
(Redaksi WK)
| Penulis |
: |
| Editor |
: wkeditor |