SLEMAN (wartakonstruksi.com) – Kondisi gedung sekolah yang tidak layak untuk aktivitas banyak diberitakan terjadi di luar daerah. Tapi bagaimana bila kondisi itu ada di Sleman? Mungkin janggal, tapi itulah yang terjadi.
Kondisi yang tak layak itu terlihat pada gedung Sekolah Dasar (SD) Ngringin, Condongcatur, Depok, Sleman. Kondisi gedung sangat memprihatinkan. Pasalnya atap bangunan gedung sudah rusak dan mulai lapuk. Bangunan pun sangat berpotensi roboh.
Baca juga
Anggota Forum Pemantau Independen (Forpi) Sleman, Taufik Bsc saat dikonfirmasi wartakonstruksi.com dengan tegas menyatakan keprihatinannya. Di tengah maraknya pembangunan, kata dia, kenapa masih terdapat bangunan tidak layak belum tersentuh.
![{$lg[1]}](https://www.wartakonstruksi.com/upload/11-2019/Atap-SD-Ngringinan-lapui--06-09.jpg)
![{$lg[1]}](https://www.wartakonstruksi.com/upload/11-2019/Depan-SD-Ngringinan--06-09.jpg)
Taufik mempertanyakan kinerja pengawas bangunan, kriteria apa yang menjadi acuan pihak pengawas dalam menentukan proyek rehab ringan, berat dan sedang. Kenapa gedung SD tersebut luput dari pemantauan mereka, ada apa?.
"Yang jadi pertanyaan kami, kenapa tidak mengerjakan pembangunan yang sudah hampir roboh dulu, sedangkan bangunan lain yang masih layak justru malah dibangun," keluhnya.
![{$lg[1]}](https://www.wartakonstruksi.com/upload/11-2019/Samping-SD-Ngringinan--06-09.jpg)
Padahal saat sudah memasuki musim hujan, semestinya Pemkab Sleman tanggap, khususnya Dinas Pendidikan. "Jangan sampai menunggu terjadi korban, baru kasak-kasuk melakukan perbaikan," tegasnya.
Ditambahkan, gedung SD Ngringin memang sudah tidak layak untuk digunakan aktivitas kegiatan belajar mengajar. Gedung tersebut harus segera direhab total, bila pemkab tidak punya anggaran dirinya mendesak untuk mengajukannya ke pemerintah pusat.
| Penulis | : D-PS |
| Editor | : Sodik |