- MENYEDIHKAN : Kulonprogo Punya Proyek Bandara, Tapi Warga dan Pengusaha Lokal Hanya Jadi Penonton
- Aspal Plastik Mulai Diterapkan di Kulonprogo, Uji Coba Sepanjang 5 Km
- Catat, Rekomendasi Tata Ruang Tambang di Kulonprogo Bisa Keluar 10 Hari
"Puluhan tahun Waduk Sermo dibangun dan dioperasikan, belum pernah ada pengerukan lumpur. Sekarang pendangkalannya cukup parah" - Widiyanto, Ketua Fraksi Golkar DPRD Kulonprogo.Menurut Widiyanto, pendangkalan Waduk Sermo sangat memprihatinkan dan bisa mengancam keberlangsungan ketersediaan air baku masyarakat, kebutuhan air irigasi, hingga berpotensi mengakibatkan banjir di Kecamatan Pengasih, Wates, dan Temon saat musim hujan.
Dia menjelaskan, saat dibangun, Waduk Sermo dirancang mampu bertahan sekitar 50 tahun. Namun melihat kondisi saat ini, dikhawatirkan usianya tidak akan sampai 50 tahun. "Kami minta Waduk Sermo dikembalikan ke tujuan awal dibangun, yakni sebagai tampungan air baku, pengendali banjir, tempat wisata dan penyulai air irigasi," pintanya.
Purnomo, salah satu warga Kokap berharap Pemkab Kulonprogo melakukan normalisasi Waduk Sermo supaya mampu mencukupi kebutuhan air di kawasan Bukit Monoreh terutama saat musim kemarau. WK 04