Fantastis, Jual Beli Kios di Pasar Klithikan Bernilai Ratusan Juta
Kamis, 18 Oktober 2018 19:48 WIB

Pasar Klithikan 1

YOGYAKARTA (wartakonstruksi.id) – Pergeseran fungsi Pasar Klithikan Pakuncen dari pasar yang menyediakan barang bekas dan antic menjadi pasar yang didominasi produk baru, menyisakan kabar lain yang tak kalah mengejutkan berkaitan dengan praktik jual beli kios dan los. Tidak hanya bernilai jutaan, praktik jual beli kios itu bahkan menyentuh angka jutaan rupiah di masa jayanya. Meski saat ini, nilai kios menurun hanya bernilai puluhan juta. Salah satu pedagang yang sudah lama berjualan di Pasar Kithikan, Jabrik mengamini adanya praktik jual beli kios dan los. Menurutnya, transaksi jual beli kios bisa dilakukan dengan cukup mudah karena tidak ada syarat yang rumit. Prosesnya pun tidak perlu izin pihak pasar kecuali untuk proses balik nama. Baca juga: "Satu kios ini lumayan mahal. Dulu pas ramai-ramainya bisa sampai Rp 200 juta. Kalau ada orang yang jualan kurang laku, kemudian mengambil pilihan menjual kios atau losnya karena harganya mahal," ujar Jabrik. Ia mengungkapkan, di masa jayanya harga minimal per los Rp 150 juta. Harga paling mahal ada di blok tengah sedangkan di blok depan dan belakang lebih murah. Harga termurah ada di tingkat dua. Eki (40) yang berjualan jam tangan dan barang antik menambahkan, sekitar tahun 2009 - 2012 Pasar Klithikan ramai pengunjung. Kemudian sebagian pedagang menjualnya kepada orang lain. "Yang sisa-sisa jual klithikan (bekas dan antik) ini kan susah payah karena gak ada temannya lagi. Kalau sekarang kios dijual sekitar 70 - 80 juta," katanya. Peminat kios di Pasar Klithikan sepi tidak seperti dulu saat ramai. Terlebih Pasar Klithikan juga tidak lagi seperti saat awal dibuka dahulu karena saat ini lebih banyak barang yang baru. Kendati begitu, Eki menyebut pedagang yang menjual barang bekas dan kuno masih bisa bertahan di pasar itu dibandingkan yang menjual barang baru. Sebabnya, pengunjung yang datang ke pasar itu mayoritas bertujuan mencari barang bekas dan kuno, bukan barang baru. "Saat ini cari klithikan bukan pada tempatnya. Kalau pedagang khusus klithikan yang tinggal sedikit ini masih hidup karena tujuan orang ke sini ya mencari yang bekas," pungkasnya. Baik Jabrik maupun Eki sependapat adanya pengurangan jumlah pedagang di pasar tersebut. Namun, salah satu pengelola pasar, Agus, justru berpendapat sebaliknya. Agus menyebut jumlah pedagang tetap yaitu sekitar 735 pedagang. "Terlihat sepi karena ada beberapa yang gak buka. Kalau jual beli ruko kami gak tahu, pedagang yang tahu," ucapnya. Data Pasar Klithikan Pakuncen :
  • Luas tanah : 8.000 m2
  • Luas bangunan : 6.382 m2
  • Jumlah pedagang los : 720
  • Jumlah pedagang kios : 21
  • Jumlah pedagang lapak : 0
  • Diresmikan : 11 November 2007 Oleh Menkop UKM Surya Dharma Ali
 Jurnalis  : Arif K fadholy
Penulis :
Editor : wkeditor
COMMENTS
Belum ada komentar dari pembaca

Opini

Popular News