SLEMAN (wartakonstruksi.com) – Sempat tersendat di awal, pembangunan SPALD-T Depok di Nologaten, Caturtunggal, Depok, Sleman akhirnya berjalan baik dan kini sudah mendekati akhir. Progress pekerjaan milik Balai PPW itu sudah sudah menyantuh angka 96 persen.
Hernalom Sitorus, Project Manager Pembangunan SPALD-T Depok mengungkapkan, pemasangan jaringan pipa telah selesai dikerjakan seluruhnya. Untuk mengaspalan, dari total 10.000 meter sebagian besar telah dilaksanakan dan haya menyisakan sedikit di area proyek.
Baca juga
“Karena kondisi proyek yang di Jaten masih kurang sedikit. Sisanya sudah semua, termasuk pemasangan jaringan pipa juga sudah,” terang Hernalom kepada media ini, Jumat (13/8/2021).
Dijelaskan Hernalom, pekerjaan yang masih belum selesai adalah mekanikal elektrikal (ME). Namun demikian, pekerjaan ME sudah mulai dikerjakan dan dipastikan bakal selesai sesuai dengan jadwal yang ditentukan.
![{$lg[1]}](https://www.wartakonstruksi.com/upload/08-2021/septic-tank-komunal--13-14.jpg)
Di samping itu, pekerja juga tengah menyelesaikan pemasangan instalasi septic tank komunal ke rumah warga di Padukuhan Nologaten. “Sebagian ada yang sudah selesai, ada juga yang belum. Kami optimis semua selesai sesuai jadwal,” tegasnya.
Diberitakan media ini sebelumnya, SPALD-T Depok memiliki kapasitas 2.000 m3/ hari dan akan akan melayani 4.000 KK.
Selain SPALD-T Depok, Balai PPW DIY juga membangun SPALD-T lain di Bambanglipuro Bantul. Proses pembangunan SPALD-T Bambanglipuro telah selesai. SPALD-T yang berlokasi di Desa Sumbermulyo, Bambanglipuro ini memiliki kapasitas lebih besar yakni 3.000 m3/ hari dan akan melayani 5.493 kk.
| Penulis | : O-Kz |
| Editor | : Dodi Pranata |