SLEMAN (wartakonstruksi.com) - Peningkatan Jalan Gito Gati sudah mendekati akhir dengan kata lain Jalan tersebut sebentar lagi sepenuhnya akan dibuka untuk umum. Dengan demikian kepadatan lalu lintas akan kembali meningkat mengingat dekat dengan pusat perbelanjaan.
Khusus di simpang empat masjid Suciati, pada jam-jam tertentu berpotensi terjadinya kemacetan. Pasalnya pada simpang tersebut belum dilengkapi alat pemberi isyarat lalu lintas (APILL). Untuk itu, Dinas Perhubungan DIY diminta segera memasang traffic light atau lampu lalu lintas di simpang tersebut.
Baca juga
Permintaan pemasangan APILL tersebut dikemukakan Taufik B.Sc mantan anggota Forpi Sleman kepada media ini. Menurut dia, tidak adanya APILL disimpang itu akan mengakibatkan arus lalu lintas menjadi macet, khususnya pada situasi tertentu.
"Kondisi itu mengakibatkan arus lalu lintas menjadi macet. Sebab kendaraan yang melintas di simpang empat Suciati cukup ramai, meskipun di saat PPKM, apalagi kalau kondisi sudah kembali new normal," ungkap Taufik melalui pesan singkat, Senin (26/6/2021).
Dia menambahkan, kondisi ini harus segera menjadi prioritas Dinas Perhubungan selaku OPD pengampu kebijakan terkait. "Jangan menunggu adanya kejadian kemacetan yang berkelanjutan dan terjadi laka lantas," pungkasnya.
Sementara itu, Kasi Rekayasa Jalan Dinas Perhubungan DIY, Taufik Sukmawan, kepada wartakonstruksi.com mengatakan, simpang empat Suciati memang telah menjadi atensi untuk dilakukan pemasangan lampu APILL.
Ia mengaku, pihaknya telah mengajukan anggaran belanja untuk biaya pengadaan alat tersebut. Namun, lanjut dia, dana untuk pembangunan itu masih tertunda menyusul adanya refokusing penanganan Covid-19.
"Semoga saja dana dapat tersedia di ABT, sehingga pemasangan APILL dapat dilaksanakan pada akhir tahun ini," katanya.
| Penulis | : D-PS |
| Editor | : Sodik |