KULON PROGO (wartakonstruksi.com) – Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kulon Progo, Nanang Sukrisno, S.E mendorong Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) harus jeli menangkap peluang proyek strategis di daerah. Hal ini agar kontraktor lokal bisa berperan sebagai pelaku utama.
Pernyataan ini disampaikan Nanang Sukrisno SE saat memberi sambutan pada Musyawarah Cabang (Muscab) X Badan Pimpinan Cabang (BPC) Gapensi Kabupaten Kulon Progo di Hotel Novotel YIA, Temon, Senin (3/8/2026).
Baca juga
- Progres Fisik Rehabilitasi Masjid Syuhada On The Track, Satker Optimistis Rampung Sesuai Target
- 449 Lokasi di DIY Jadi Sasaran Program PSU, Bantul Terbanyak
- 40 Elastomer Flyover Janti Diganti, Rampung Awal Agustus
Menurut Nanang, Gapensi memiliki peran yang sangat penting dalam menaangkap peluang proyek yang ada di daerah, seperti Yogyakarta International Airport (YIA) dan proyek jalan tol yang sedang berjalan.
“Infrastruktur seperti YIA dan akses tol Jogja-YIA harus menjadi momentum bagi perusahaan konstruksi lokal untuk menjadi pelaku utama," tegas Nanang.
Selain menangkan peluang, Nanang juga menekankan pentingnya kolaborasi dan sinergi antar pemangku kepentingan. Sebab, pembangunan ekonomi hanya dapat dicapai melalui kolaborasi dan sinergi antara pemerintah, dunia usaha, BUMN, BUMD, serta lembaga keuangan.
Sementara Wakil Bupati Kulon Progo, Ambar Purwoko, mengajak seluruh kontraktor untuk bergandeng tangan membangun daerah dengan memprioritaskan mutu dan kejujuran.
"Saya berharap pembangunan ke depan dilaksanakan sesuai standar mutu, kualitas, serta dilakukan dengan jujur dan amanah. Sesuatu yang didapatkan dengan cara yang baik akan membawa kebaikan bagi pribadi dan keluarga," pesan Ambar.
Muscab X BPC Gapensi Kulon Progo mengusung optimisme tinggi di balik lesunya industri jasa konstruksi, forum ini menegaskan komitmen pengusaha lokal untuk bangkit melalui peningkatan mutu pekerjaan serta kolaborasi strategis dengan pemerintah daerah.