YOGYAKARTA (wartakonstruksi.com) – Sebanyak 449 lokasi di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menjadi sasaran program pembangunan prasarana, sarana, dan utilitas umum (PSU) pada 2026. Kabupaten Bantul menjadi wilayah dengan jumlah lokasi terbanyak, yakni 148 lokasi.
Kepala Bidang Perumahan Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Energi Sumber Daya Mineral (PUP ESDM) DIY, Kwaryantini Ampeyanti Putri, ST, M.M., mengatakan, total program kegiatan tersebut tersebar di seluruh kabupaten dan kota di DIY.
Baca juga
Dari total 449 lokasi, sebanyak 306 lokasi merupakan program PSU, 142 lokasi penerangan jalan umum (PJU), dan satu lokasi Sistem Drainase Air Bersih (SDAB).
“Total program kegiatan PSU tahun 2026 di DIY ada 449 lokasi yang tersebar di seluruh wilayah kabupaten dan kota di DIY,” kata Kabid yang akrab disapa Iyan.
Berdasarkan sebarannya, Kota Yogyakarta mendapat tujuh lokasi program PSU. Kulon Progo sebanyak 63 lokasi yang terdiri atas program PSU dan PJU.
Selanjutnya, Gunungkidul mendapat 115 lokasi untuk program PSU dan PJU. Bantul mendapat 148 lokasi yang mencakup PSU, PJU, dan SDAD. Sementara Sleman mendapat 107 lokasi untuk program PSU dan PJU.
Hingga 30 Juni 2026, realisasi keuangan kegiatan PSU mencapai Rp19.154.984.782. Adapun realisasi fisiknya tercatat rata-rata sebesar 70 persen.
Iyan mengatakan, bantuan hibah kepada masyarakat merupakan bentuk dukungan pemerintah dalam meningkatkan kualitas lingkungan permukiman sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat.
Karena itu, masyarakat diharapkan dapat menjaga dan merawat hasil pekerjaan PSU agar manfaat pembangunan dapat dirasakan dalam jangka panjang.
“Kami berharap hasil pekerjaan PSU dapat dijaga dan dirawat dengan sebaik-baiknya, sehingga nilai manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang serta mendukung terciptanya lingkungan permukiman yang lebih aman, nyaman, sehat, dan berkualitas,” pungkasnya
| Penulis | : WK 003 |
| Editor | : Dodi Pranata |