SLEMAN (wartakonstruksi.com) - Selain telah memiliki barak pengungsian yang sekaligus difungsikan sebagai GOR, Pemdes Donokerto Kecamatan Turi bakal membangun fasilitas olahraga baru yang dinamai 'Donokerto Sport Center' (DSC), rencana anggaran untuk proyek mencapai Rp 50 miliar.
Sesuai disain bangunan akan dikonsep seperti wisata olahraga dengan salah satu tujuannya untuk pemberdayaan masyarakat. Pemdes sendiri sudah menentukan titik lokasi berupa tanah kas desa (TKD) seluas 3,6 hektar yang lokasinya berada di area Gunung Anyar di Padukuhan Gading Wetan.
Baca juga
"Pemilihan lokasi pembangunan sport center di Gading Wetan dengan pertimbangan karena kondisi tanah tersebut tandus, izin dalam proses sudah kita lengkapi dan izin dari Gubernur atau izin prinsip sudah turun,” ungkap Kades Donokerto, R Waluyo Jati ST, kepada media ini kemarin.
Terkait perizinan lain seperti andalalin, dia mengklaim sudah beres. Saat ini pihaknya tinggal menunggu proses UKL- UPL di DLH Sleman. “Diharapkan diakhir 2019 sudah turun IMB- nya," sambungnya.
Untuk merealisasikan rencana itu, beber dia, tengah diusulkan anggaran melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dan dana keistimewaan DIY (Danais). Anggaran yang akan diajukan ke Kemenpora pada 2020 melalui Dinas Pemuda dan Olahraga Sleman sebesar Rp 30 miliar. Selain itu dana juga diajukan melalui Dana Keistimewaan (Danais) DIY yang besarannya mencapai Rp 20 miliar.
Dalam komplek DSC, menurut dia, sesuai siteplan yang sudah disusun oleh tim perencana pembangunan, nantinya konstruksi bangunan akan dilengkapi fasilitas olahraga, di antaranya lapangan sepakbola standar, voli ball futsal indoor, tenis dan basket indoor.
Selain itu, nanti akan dibangun pula pendopo, halaman parkir motor dan mobil, mushola, kantor sekretariat, akan dilengkapi pula area tanaman pemohonan untuk penghijauan. “Dengan keberadaan fasilitas tersebut diharapkan akan mendorong pemberdayaan masyarakat setempat," harapnya.
| Penulis | : Eko Purwono |
| Editor | : Sodik |