SLEMAN (wartakonstruksi.com) – Setelah pembangunan menara Masjid Agung (MMA) Sleman untuk tahap pertama selesai, kini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman tengah melakukan tahap penyempurnaan pembangunan menara dengan anggaran Rp4,3 miliar.
Dana dialokasikan melalui Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kabupaten Sleman untuk merampungkan salah satu ikon kebanggaan Sleman setinggi 68 meter ini.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Penyempurnaan MMA Sukarmin ST mengatakan, pelaksanaan pembangunan akan dikerjakan selama 150 hari kalender dengan kontraktor pelaksana PT Jaya Semanggi Enjiniring. Kontrak pelaksanaan pembangunan mulai 20 Juli 2018 hingga 16 Desember 2018.
"Pada pembangunan tahap pertama kita alokasikan anggaran sekitar Rp 7 miliar, pondasi pembangunan seluas 16 x 16 meter, realisasi tahap pertama 100 persen. Kita tidak memakai sistem multiyears dan itu sudah sesuai kontrak,†ungkap dia.
Sementara itu berkaitan dipasangnya spanduk bertuliskan larangan mengambil foto tanpa persetujuan direksi di lokasi pembangunan, Sukarmin menegaskan bahwa itu bertujuan untuk menghindari penggunaan foto yang dipergunakan pihak yang tidak bertanggung jawab.
Diungkapan pula, pembangunan dilakukan dalam rangka mengakomodir permintaan Bagian Kesra Sekda Sleman dan takmir Masjid Agung Sleman yang rencananya menjadikan MMA sebagai ikon baru di Sleman. “Urusan pengelolaan nantinya ada di bagian takmir dan Kesra Sekda, kita hanya membangunkan setelah selesai  kita serahkan,†pungkasnya
.
Jurnalis : Eko Purwono
Editor  : Sodik
| Penulis |
: |
| Editor |
: wkeditor |