SLEMAN (wartakonstruksi.com) – Nasib nahas dialami Sunyoto (63), warga Padukuhan Sono Wetan RT 4 RW 32, Desa Merdikorejo, Kecamatan Tempel. Rumahnya nyaris remuk setelah tersambar petir, Rabu (30/1/2019) petang. Tidak ada korban jiwa, namun kerugian yang dialami korban cukup besar.
Pantauan media ini di lokasi, kerusakan dijumpai hampir di seluruh bagian bangunan. Runtuhan bangunan dan perabot berserakan, akan tetapi  pemilik rumah beserta warga sekitar belum bisa berbuat banyak lantaran suasana sekitar lokasi kejadian cukup gelap karena aliran listrik PLN terputus total.
Baca juga:
Sunyoto mengungkapkan, bukan hanya pada bagian bangunan, akibat kejadian juga berdampak pada rusaknya perabotan, seluruh jaringan listrik dan  peralatan elektronik.
“Kejadianya terjadi sekitar 17.30 WIB, saat itu saya beserta isteri beserta anak laki-laki dan satu cucu saya sedang berada di dalam rumah, saat hujan deras tiba-tiba ada kejadian petir mengenai rumah kami,†terang Sunyoto.
Dia mengungkapkan hampir sebagian besar bagian bangunan rusak, akan tetapi  belum bisa memastikan besarnya kerugian akibat peristiwa tersebut.

â€Itu ada tembok yang retak besar, plafon rumah pecah-pecah, bahkan jendela terlempar ke luar. Meteran listrik rusak sebagian besar perabot meubelair kami rusak termasuk semua alat elektronik seperti kulkas dan TV, belum bisa dihitung kerugianya, keadaan gelap begini, besok baru akan kami data,†ungkap dia.
Dia berharap segera ada bantuan dari pemerintah untuk meringankan beban keluarga akibat kejadian. â€Kami berharap perhatian dari pihak pemerintah untuk memikirkan keadaan rumah kami. Anak saya  gosong pada bagian rambut hanya trauma saja. Tadi sudah ada petugas kepolisian dan TNI yang meninjau lokasi,†harapnya.
(Eko Purwono)
| Penulis |
: |
| Editor |
: wkeditor |