SLEMAN (wartakonstruksi.id) -Â Pekerjaan konstruksi peningkatan jembatan Pisangan di Sumberejo, Kecamatan Tempel mendapat atensi dari banyak pihak. Pekerjaan yang digarap menggunakan dana APBD Sleman sebesar Rp 2,8 miliar itu disinyalir bermasalah.
Jurnalis
wartakonstruksi.id mencoba memantau langsung pekerjaan yang sudah berlangsung 2,5 bulan. Hasilnya, dari pantauan dan perekaman audio visual di lapangan selama sekitar satu jam, diperoleh fakta pencampuran semen tanpa ukuran standar ketika pekerja memasukkan pasir ke dalam molen.
Media ini kemudian mencoba mengorek informasi lebih jauh mengenai pekerjaan itu dari Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Sleman, Kamis (13/9/2018) siang. Alih-alih mendapat informasi proyek dengan uang rakyat, media ini justru mendapat perlakuan kurang menyenangkan.
Baca juga:Â
Adalah Kabid Bina Marga Achmad Subhan ST yang menunjukkan arogansinya. Bukan memberi keterangan perihal pekerjaan itu, ia justru terkesan terusik dengan upaya jurnalis
wartakonstruksi untuk mengorek informasi lebih dalam. “Itu di papan proyek kan sudah ada. Kowe ki sopo (kamu itu siapa?),†ucap Achmad Subhan ST dengan nada emosi.
Tak hanya itu, ia juga sempat merendahkan performa wartawan yang datang dengan baik-baik. “Kowe ki ra ono potongan wartawan. Kono nek arep dilaporke Bupati,†ucapnya lagi seolah menantang.
Gagal mendapat keterangan dari Subhan, reporter media ini mencoba mendapat keterangan dari Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Peningkatan Jembatan Pisangan. Sayang, saat akan dikonfirmasi sang pejabat berkilah sedang banyak pekerjaan.
Berita menarik lainnya:
Sikap berbeda justru ditunjukkan Kepala Dinas PUPKP Sleman Ir R Sapto Winarno MT. Tidak ada sikap arogansi yang ditunjukkan sebagaimana bawahannya. Sapto membenarkan adanya proses pelaksanaan proyek peningkatan jembatan Pisangan dengan anggaran Rp 2,8 miliar dari APBD Sleman.
Warga sendiri merespons positif pekerjaan yang digarap PT Soyuren Indonesia. “Kami berharap pembanguan segera selesai sesuai target saja, yang penting hasilnya bagus,†jelas Ny Narti salah satu warga yang rumahnya tidak jauh dari lokasi proyek.
Dia juga mengungkapkan, masyarakat dapat memaklumi dampak atas pembangunan jembatan tersebut. â€Soal alat berat berupa backhoe masyarakat bisa memaklumi, malah jadi tempat wisata. Begitu pula lalu lintas tidak ada gangguan, sudah ada pengalihan. Intinya kita sangat mendukung pembangunan, kan mau dibuat baik kok,†ungkap warga RT 4 Padukuhan Pisangan itu.
Red
Data Proyek di LPSE Sleman :
Kategori : Pekerjaan Konstruksi
Nilai HPS : Rp 3.007.275.000,-
Nilai Kontrak : Rp 2.851.022.000,-
Nama Pemenang : PT. Soyuren Indonesia
| Penulis |
: |
| Editor |
: wkeditor |