BANTUL (wartakonstruksi.id) - Sepanjang Jalan BLPP Gedongkuning Bangutapan Bantul, di sisi timur JEC, rusak berat. Banyak korban berjatuhan saat melintasi jalan ini. Sayangnya, belum ada tanda-tanda akan diperbaiki meski kerusakan sudah 10 tahun lebih.
Ketua RT 25, Wasimin (65) mengungkapkan, jalan rusak sudah 10 tahun lebih. Ia mengaku tidak tahu kapan aka nada perbaikan jalan tersebut. Ia sendiri mengaku hanya pernah mengusulkan untuk memperbaiki Jalan BLPP secara swadaya dan bergotong-royong.
Baca juga:
"Itu masuk wilayah jalan desa berbatasan dengan Gedongkuning dan Tegalmulyo," jelas Wasimin di kediamannya, belum lama ini.
Masih menurut Wasimin, ke depan jalan yang rusak kabarnya akan diperbaiki bersamaan dengan renovasi Jogja Expo Center (JEC) di tahun 2020. “Kabarnya begitu, sebab ada kesimpangsiuran terhadap wewenang jalan BLPP,†terang Wasimin.
Jalan yang sudah 10 tahun lebih rusak berat dan luput dari perhatian pemerintah juga berdampak terhadap drainase. Ulfa (39) warga RT 25 RW 33, adalah yang paling terdampak rusaknya Jalan BLPP. Ia mengaku sangat kecewa lantaran jalan rusak tak kunjung diperbaiki.

Jika musim hujan, apalagi saat hujan deras, air dapat masuk hingga ruang tamu rumahnya. Karena sering terkena banjir, Ulfa memilih meninggikan lantai teras rumah.
Ulfa menambahkan, jalan rusak diperparah banyaknya warga yang membuang sampa sembarangan di sisi utara jalan. Papan peringatan agar tidak membuang sampah di bekas kantor BLPP itu, tidak digubris sama sekali.
“Banyak orang buang sampah di bekas kantor BLPP sehingga jika hujan sampahnya masuk ke gorong-gorong drainase,†beber Ulfa.

Dwi Purwanti (51), pemilik warung kaki lima di jalan BLPP yang sudah 12 tahun berjualan di tempat itu mengaku sering melihat pengendara jatuh saat berbelok di jalan tersebut. “Kalau tidak disumpal kantung kedelai banyak yang jatuh karena jalan rusak,†ungkap Dwi.
Sebelum jalan rusak parah, Dwi mengaku menyaksikan banyak truk-truk dan alat berat keluar masuk ke lokasi bekas kantor BLPP. Celakanya, ia dan pemilik warung lainnya justru sempat dituding sebagai penyebab rusaknya Jalan BLPP. Akibatnya warung-warung kaki lima dibubarkan Sat Pol PP yang berkantor di sebelah barat JEC.
“Terus menuduh warung-warung katanya penyebab jalan rusak. Kasihan lho warung-warung kan tidak mengganggu toh?,†tanya Dwi.
AS Adam
| Penulis |
: |
| Editor |
: wkeditor |