Merapi Waspada, Seluruh Barak Pengungsi dalam Kondisi Baik
Sabtu, 01 Desember 2018 10:00 WIB
SLEMAN (wartakonstruksi.com) – Mengantisipasi terjadinya bencana alam, terlebih menghadapi kondisi Gunung Merapi yang kini berstatus waspada, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sleman mengelola sebanyak 12 bangunan barak pengungsian. Seluruh barak dipastikan dalam keadaan baik dan terpelihara. “Bangunan barak penggungsian yang  kita kelola jumlahnya ada sebanyak 12 barak, satu unit barak mampu menampung 300-an warga. Terdapat pula sebanyak 39 titik lokasi barak milik desa namun di luar penggelolaan kami,” jelas Kepala BPPD Sleman Drs Joko Supriyanto M.Si, Jumat (30/11/2018). Barak yang dikelola BPBD Sleman tersebar di berbagai wilayah, antara lain di Desa Girikerto Turi, di Wukirsari Cangkringan, di Kecamatan Pakem dan di Desa Tirtomartani Kalasan. Untuk memastikan fasilitas yang dibangun BNPB tersebut dalam kondisi baik, BPPD Sleman menempatkan personel yang bertanggung jawab di setiap barak. Baca juga: ”Kita tempatkan petugas penjaga barak atau pegawai harian lepas yang kita rekrut dari warga setempat yang  terdekat dengan bangunan, sehingga dapat menjaga dan merawat jangan sampai barak itu kotor maupun rusak,” ungkapnya. Sesuai Peraturan Bupati Sleman Nomor 36 Tahun 2017 tentang bantuan bencana, BPBD Sleman telah menetapkan standard operational procedure (SOP) mengenai penanganan pengungsian bencana di tempat pengungsian. “Salah satu prosedurnya, pengungsi menuju ke barak pengungsian dengan koordinatornya pak dukuh dan diterimaoleh unit sekretariat untuk dilakukan pendataan. Pengungsi diterima dan didata oleh unit sekretariat serta dipersiapkan beberapa kebutuhan sarpras barak pengungsian,” kata mantan Kepala Satpol PP Sleman ini. (Eko Purwono/Sodik)  
Penulis :
Editor : wkeditor
COMMENTS
Belum ada komentar dari pembaca

Opini

Popular News