Pengerjaan proyek dimulai dengan skala priorotas prasaraanaa pendukung bangunan utama.[/caption]
"Pembangunan ini bertujuan untuk memfasilitasi pembangunan Prasarana dasar pada kawasan permukiman relokasi terdampak bandara NYIA yang berlokasi di Desa Glagah, Palihan dan Janten," Kata Fery.
Dengan dibangunnya prasarana ini, lanjut Fery, permukiman menjadi lebih tertata, akses semakin mudah dan aktivitas masyarakat menjadi lancar. Tidak ada genangan air hujan karena akan dibangunkan saluran-saluran drainase air hujan dan terakhir keamanan lebih terjaga dengan karena adanya pembangunan pagar keliling di komplek permukiman. Pihaknya juga berencana membangun ruang terbuka hijau (RTH) untuk menambah keindahan lingkungan dan sarana untuk bersosialisasi warga.
[caption id="attachment_720" align="aligncenter" width="650"]
Fery Yuliatna menatap optimis masa depan proyek.[/caption]
Ditemui terpisah Kontraktor Pelaksana Proyek PT Pradipta Bhumi Konstruksi, Sigit mengatakan pelaksanaan kegiatan baru masuk pada tahap sosialisasi terhadap warga yang terdampak bandara pada hari Senin (2/4/2018) di Kantor Kelurahan Palihan.
Sebelumnya pada tanggal 29 Meret telah dilakukan PCM (Pre Construction Meeting) di kantor Dinas PUP ESDM DIY, selain pejabat terkait hadir pula tim TP4D dari Kejaksaan Tinggi DIY.
“Pekan depan akan dilakukan pengukuran ulang (uitzet) untuk menghitung MC 0{c224b7fe3617ac276e81204c9ab69b55ec64ff02be0b45f0bff7fdab12b44892}, sementara itu untuk persediaan material paving yang merupakan material utama pihaknya telah melakukan kontrak dengan Paving Mutiara,†jelasnya (WK-3)