YOGYAKARTA (wartakonstruksi.id) – Manfaat embung sebagai usaha konservasi air dan penyuplai air irigasi belakangan seakan terlupakan, dan telah bergeser ke sektor wisata yang lebih menjanjikan dari segi perekonomian. Padahal wisata hanya
side effect dari manfaat embung.
"Fungsi embung adalah sebagai media untuk menampung air, baik yang berasal dari air hujan, aliran sungai maupun sumber air dari mata air. Air hasil tampungan tersebut dapat dimanfaatkan untuk irigasi," demikian diungkap Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas PUP ESDM DIY Ir. Y. Wibisono MA,
 Senin (18/2/2019) di kantornya.
Baca juga:
Dikatakan, dengan maraknya media sosial belakangan ini banyak embung dijadikan destinasi wisata baru, sehingga fenomena ini banyak dimanfaatkan oleh warga sekitar embung, bahkan pemerintah Desanya sebagai sumber pendapatan baru. bahkan ada juga yang mengklaim sebagai BUMDes.
Menurutnya, pemahaman ini perlu diluruskan. Pemanfaatan embung sejatinya untuk konservasi dan pemenuhan air baku yg salah satunya untuk irigasi. Sektor wisata, lanjut dia, hanya side effect saja.
Seperti halnya embung Merdeka, sambung dia, embung yang terletak di Desa Sumbermulyo, Bambanglipuro yang dibangun dengan menggunakan dana APBD DIY pada tahun 2013 silam. Tujuan utama adalah pemenuhan air baku untuk irigasi persawahan yang ada di wilayah sekitar, bukan untuk tempat wisata.

Menanggapi pernyataan aparat desa setempat yang menyatakan belum pernah ada penyerahan kepada pihak desa, ia dengan santai mengatakan bahwa sejauh ini aset bangunan embung memang masih milik pemprov DIY, karena itu kewenangan pengelolaan dan pemeliharaannya masih melekat pada instanstinya.
Untuk dilakukan penyerahan aset ada aturan dan prosedur yang harus dilalui. Jika pemerintah Desa menghendaki adanya peralihan kepemilikan atas embung tersebut, semestinya mereka mengkonsultasikannya terlebih dahulu kepada pemerintah Kabupaten Bantul.
"Apabila aturannya memperbolehkan maka semua tanggung jawab operasional dan pemeliharaan embung secara otomatis bukan lagi kewenangan pemprov DIY," pungkasnya.
(Redaksi WK)
| Penulis |
: |
| Editor |
: wkeditor |