GUNUNGKIDUL (wartakonstruksi.com) - Proyek jembatan Nguwot yang menghubungkan Desa Ngalang Kecamatan Gedangsari dan Desa Gading Kecamatan Playen, pengerjaannya mulai memasuki tahap 2 dan ditargetkan selesai pada akhir tahun.
“Keberadaan jembatan ini akan membuka akses baru untuk kedua wilayah tersebut yang selama ini dipisahkan oleh kali Oya,” tutur Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Energi Sumber Daya Meneral (PUP-ESDM) DIY Bambang Sugaib ST MT, Rabu (2/5/2018.
Bambang mengungkapkan, pada pekerjaan pembangunan jembatan Nguwot tahap 2 ini, selain dilakukan pembangunan bagian atas jembatan, terdapat pula pembangunan jalan baru disepanjang 4 kilometer.
Jembatan ini, lanjutnya, mempunyai panjang bentang 100 meter dan memiliki lebar 7,5 meter ditambah dengan trotoar jembatan masing-masing 1 meter. Sehingga keberadaannya cukup ideal untuk dilalui kendaraan angkutan barang. Sedangkan target untuk pembangunan jalan baru adalah 6 kilometer (dari Ngalangan-Perempatan Gading, red).
Namun karena keterbatasan dana maka baru 4 kilometer yang akan dikerjakan. Meski demikian pihaknya berusaha untuk mengusulkan sisanya di anggaran perubahan, dengan harapan tuntas tahun ini.
Dari panjang 4 kilometer jalan yang dibangun itu 1,4 kilometer letaknya di Desa Ngalang, sementara 2,6 di Desa Gading. Jalan baru ini mempunyai lebar 7,5 meter ditambah bahu masing-masing 2,5 meter.
Selain pekerjaan jembatan dan jalan, dalam paket ini juga dilengkapi dengan bangunan talud, drainase dan lampu penerangan jalan, untuk penerangan jalan sementara hanya di tempat tertentu saja diantaranya tanjakan, tikungan, persimpangan dan di tempat- tempat strategis.
“Dengan adanya infrastruktur ini akan berdampak positif terhadap kegiatan perekonomian masyarakat sekitarnya, dengan demikian taraf ekonomi di dua wilayah itu akan ikut meningkat,” pungkas Bambang.
| Penulis | : |
| Editor | : redaksiwk |