Jalan di Selatan Blok O Rusak Parah, Bahaya Intai Pengguna Jalan
Sabtu, 16 Maret 2019 08:16 WIB

Jalan Blok O 1

BANTUL (wartakonstruksi.id) – Angka kecelakaan di jalan cukup tinggi. Bahkan nyawa yang melayang percuma di jalanan, dalam tahap memprihatinkan. Banyak faktor penyebabnya. Selain human error, kondisi jalan turut andil melahirkan kecelaan di jalan. Memang jalan yang kondisinya baik pun bukan tidak berbahaya. Kenyamanan di jalan cenderung membuat lengah sehingga terus memacu kendaraan dalam kecepatan tinggi. Padahal bahaya fatal tengah mengintai. Lalu bagaimana bola kondisi jalanan rusak? [message title="Baca Juga :" title_color="#ffffff" title_bg="#515151" title_icon="fa-book-open" content_color="#0c0c0c" content_bg="#dddddd" id=""] [/message] Kerusakan jalan terlihat di Jalan Nasional di sisi kawasan Blok O Banguntapan, Bantul. Di jalur sisi selatan, kerusakan terlihat lumayan parah dan memanjang cukup jauh. Kerusakan menyambung satu satu putaran ke putaran lainnya. Di beberapa titik terlihat jalan berlubang dengan diameter lumayan besar. Di titik lain, lubang yang timbul jumlahnya lebih banyak, diameternya juga lebih besar. Ada juga bagian aspal yang mengelupas dengan kondisi memanjang. Jika terus dibiarkan, kondisi ini tentu sangat membahayakan. Bukan mustahil menimbulkan jatuhnya korban.

Ummi Callysta, salah satu pengguna jalan yang setiap hari melalui jalan di sisi selatan Blok O mengungkapkan, kerusakan di Jalan Nasional itu cukup membahayakan. Pada siang hari, kerusakan masih terlihat jelas sehingga bisa dengan mudah dihindari. Tapi kondisinya berbeda saat malam hari. Kerusakan jalan, terutama saat turun hujan, tidak lagi terlihat mengingat penerangan di sekitar lokasi juga tidak terlalu baik. “Kerusakan di jalur cepat, sangat membahayakan terutama bagi roda 2 yang memutar. Bila tidak hati-hati bisa celaka,” katanya.

Selain di sisi selatan, di sisi utara simpang Blok O juga terlihat beberapa kerusakan. Beberapa lubang lumayan dalam terlihat menganga di tengah jalan. Bila dihantam roda 2 dengan kecepatan tinggi, bisa dipastikan kendaraan bakal oleng. Direktur Eksekutif Aliansi Pengawas Konstruksi (APK), Baharuddin Kamba mengingatkan instansi yang berwenang untuk segera melakukan perbaikan sebelum jatuh korban. Meski, kata dia, sudah ada informasi jatuh korban pengendara yang melintas di kawasan tersebut.

“Kondisinya sangat rawan. Ada informasi sudah makan korban, tapi kami belum punya datanya. Kami minta instansi yang berwenang segera melakukan perbaikan. Jangan menunggu korban berikutnya. Jadilah pelayan masyarakat yang baik dan bertanggung jawab,” tegasnya. "Arteri merupakan jalur utama, yang didesain untuk menghindari kemacetan kota, semestinya ada pemeliharaan secara rutin. Bukan hanya di blok O saja, tapi semuanya harus dipehatikan pemeliharaannya," tambah Bahar.
Penulis :
Editor : wkeditor
COMMENTS
Belum ada komentar dari pembaca

Opini

Popular News