EMBUNG MERDEKA: Jadi Wisata Unggulan Desa, Tapi Status Bikin Pemdes Bingung
Selasa, 12 Februari 2019 06:19 WIB
BANTUL (wartakonstruksi.com) – Seperti halnya desa lain, Desa Sumbermulyo, Bambanglipuro juga punya andalan wisata. Salah satunya embung Merdeka yang sudah dibangun sejak 2013 silam. Tapi embung yang terletak di Dusun Gedogan ini diklaim sulit berkembang karena banyaknya kendala. Kepala Seksi Pelayanan Desa Sumbermulyo, Busro mengatakan, sebagai salah satu wisata unggulan desa pihaknya masih mengandalkan acara-acara yang diselenggarakan di embung tersebut. "Kami masih mengandalkan wisata event, seperti mancing bersama yang diadakan BUMDES Desa Sumbermulyo," ujar Busro belum lama ini. Baca juga: Kepala Seksi Pemerintahan Desa Sumbermulyo, Astriyono mengatakan, pengembangan embung Merdeka tidak mudah dilakukan. Sejumlah kendala mengadang di depan mata. Salah satunya adalah akses jalan yang dinilai tidak terlalu memadai. Jalan yang hanya bisa dilalui satu mobil saja dinilai terlalu sempit. Kendala lain, lahan di sekitar embung merupakan lahan masyarakat sehingga menyulitkan dalam pengembangan embung yang dibangun dengan dana miliaran tersebut.

Salah satu sudut embung. Pemancing terlihat tengah asik menyalurkan hobi memancing di embung Merdeka. Foto: Arif K Fadholy

Tak cuma itu, status embung juga bikin Pemdes Bingung. Pasalnya, embung dibangun di atas tanah masyarakat yang dibeli Pemkab Bantul. Sedangkan bangunannya masih milik Pemda DIY. Sejak dibangun enam tahun silam, belum pernah ada penyerahan kepada pihak desa. “Tanahnya punya Pemkab Bantul, bangunannya punya Pemda DIY. Kalau di atas tanah kas desa, pasti sudah lebih maju ke depan pengembangannya. Kalau sekarang kan bingung kita untuk pengembangannya karena belum ada penyerahan,” jelas Astriyono.

Akses jalan ke embung dinilai terlalu sempit hanya muat satu mobil. Foto: Arif K Fadholy

Kendati begitu ia mengakui pihaknya pernah satu kali menganggarkan pengembangan embung, yakni membuat gazebo di sisi selatan. Dari pantauan media ini di lokasi, embung tersebut dibatasi oleh jalan dan jembatan di tengahnya. Embung tersebut terlihat dua, namun di bawah jembatan terlihat ada saluran yang menyambungkan keduanya. Jembatannya ada dua, yang pertama ada di atas embung dan yang kedua ada berada di atas sungai kecil yang berada di barat embung. Di antara jembatan tersebut terdapat konblock yang dicat warna-warni.

Salah satu sudut embung Merdeka yang dibangun pada 2013 silam. Foto: Arif K Fadholy

Warga sekitar yang sering memancing di embung Merdeka, Bandi mengatakan, dulu embung tersebut dikelola oleh para pemuda di bawah naungan Desa Sumbermulyo, namun saat ini tidak ada yang mengelolanya. "Sekarang gak ada yang kelola, jadinya gratis mancing di sini. Kebanyakan ikan nila sisa-sisa acara mancing dulu," ujarnya. (Arif K Fadholy/Sodik)  
Penulis :
Editor : wkeditor
COMMENTS
Belum ada komentar dari pembaca

Opini

Popular News