KULONPROGO (wartakonstruksi.com) – Pemerintah tengah gencar melaksanakan program kota tanpa kumuh atau Kotaku. Kota Wates, Kulonprogo menjadi salah satu sasaran dari program ini. Realisasi program di Wates dilakukan dengen membenahi saluran drainase.
“Beberapa hari yang lalu baru kontrak kerja. Sekarang baru sosialisasi. Pekerjaan nanti 120 hari dan targetnya selesai pertengahan Desember nanti,†ujar Suparno, Kabid Perumahan Permukiman Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (PUPKP) Kulonprogo, kemarin.
Suparno mengatakan, pada proyek pekerjaan tersebut pihaknya berkolaborasi dengan bidang lain yang sesuai kewenangannya. Bidangnya lebih fokus mengurus di perumahan kumuh, sedangkan drainase diurus Bina Marga.
Baca juga:
Kasi Permukiman Bidang Perumahan Permukiman Dinas PUPKP Kulonprogo, Sulung Ngambang menambahkan, salah satu daerah yang menjadi sasaran proyek perbaikan drainase RT-RT di Pedukuhan Wonosidi Kidul, Kelurahan Wates.
“Kemarin ada bantuan dari PU pusat bantuan itu bernama program Kotaku. Kita kolaborasi, anggaranya sedikit, dan kewenangan kami juga sedikit. Jadi mengerjakannya pun sedikit-sedikit. Anggarannya itu sekitar 1,6 miliar,†terang Sulung.
Dia mengaku, pihaknya sudah turun di lapangan dan masyarakat sekitar mendukung proyek drainase tersebut. Menurutnya, kegiatan tersebut meneruskan kegiatan-kegiatan yang sudah dimulai di masyarakat.
Sulung menegaskan, pihaknya  berusaha semaksimal mungkin tidak mengganggu lalu lintas kendaraan saat proyek itu dibangun. Apabila terpaksa ada jalan yang harus ditutup, maka pihaknya akan mengalihkannya ke jalan alternatif.
Sebagai contoh, di kawasan Wonosidi Kidul RT 70/RW 32 Kelurahan Wates ini termasuk wilayah dengan konstruksi drainase buruk. Sebagian area drainase di daerah ini tidak terpelihara. Wilayah ini juga memiliki 50 persen area sistem air limbah yang tidak sesuai dengan persyaratan teknis, serta belum memiliki sarana prasarana persampahan dan upaya proteksi kebakaran.
Karenanya, wilayah Wonosidi Kidul merupakan salah satu wilayah yang diprioritaskan pada program Kotaku. Tujuan umum program ini adalah meningkatkan akses terhadap infrastruktur dan pelayanan dasar di permukiman kumuh perkotaan untuk mendukung perwujudan permukiman perkotaan yang layak huni, produktif, dan berkelanjutan.
Tujuan khususnya, memperbaiki akses masyarakat terhadap infrastruktur dan fasilitas pelayanan di permukiman kumuh perkotaan. Kemudian meningkatkan kesejahteraan masyarakat di perkotaan melalui pencegahan serta peningkatan kualitas permukiman kumuh, berbasis masyarakat, dan partisipasi pemerintah daerah.
Jurnalis : Arif K Fadholy
Editor    : Sodik
| Penulis |
: |
| Editor |
: wkeditor |