YOGYAKARTA (wartakonstruksi.com) – Dirjen Sumber Daya Air (SDA), Ir Imam Santoso MSc menegaskan Himpunan Ahli Teknik Hidraulik Indonesia (HATHI) merupakan organisasi yang menghimpun para ahli teknik hidraulik Indonesia yang professional. Karenanya untuk menduduki jabatan ketua tidak harus berasal dari instansi pemerintah saja, tetapi dari unsur akademisi.
Penegasan tersebut disampaikan Imam usai melantik Pengurus HATHI Cabang DIY Periode 2018-2021 yang diketuai Prof Ir Djoko Legono PhD, di Gedung Satker Bendungan BBWS Serayu Opak (Sabo Training Center) Maguwo, Sleman, Jumat (20/4/2018).
Djoko menggantikan Ketua sebelumnya Ir Rani Syamsinarsi Fauzi MT yang dalam kepengurusan baru ini menjabat Penasehat.
Pengangkatan Djoko sebagai Ketua HATHI DIY ini suatu bukti bahwa organisasi para ahli Hidraulik tersebut memang tidak harus dari unsure pemerintah.
“Pak Djoko ini dari akademisi, sehingga diharapkan sanggup meningkatkan profesionalitas para anggotanya,” ujar Imam yang juga Ketua HATHI Pusat.
Dijelaskan, HATHI ini didirikan untuk kepentingan kemajuan ilmu teknik hidraulik dalam menunjang pembangunan nasional secara maksimal, Keanggotaannya berdasarkan keahlian,yakni ahli hidraulik.
Karenanya pemikiran-pemikiran akademis nantinya bisa diimplementasikan bagi peningkatan “Ya tentu diharapkan dapat meningkatkan sumber daya manusia yang mampu menguasai dan memanfaatkan penerapan Iptek,” pungkas Imam.
Sementara Prof. Djoko Legono sebagai Ketua HATHI ini didampingi oleh Wakilnya Ir. Tri Bayu Aji MM, Sekretaris Moh Fuad Bustomi Zen ST MT dan Gunawan Suntoro ST MT, Bendahara Naryo Widodo ST MT dan Wakil Bendahara Titiek Widyasari ST MT.
| Penulis | : |
| Editor | : redaksiwk |