Biar Lebih Menarik, OMAC Butuh Dana Rp 5 M untuk Rehab
Senin, 08 April 2019 11:00 WIB

OMAC 3

Widiyarto

KLATEN (wartakonstruksi.id) – Pemkab Klaten berencana mengalihkan pengelolaan Obyek Mata Air Cokro (OMAC) kepada swasta. Pemindahtanganan pengelolaan dilakukan agar pengelolaan salah satu destinasi wisata unggulan di Klaten ini, bisa lebih optimal.

Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Klaten mengklaim sudah ada pengajuan dari 4 investor swasta yang siap mengelola OMAC. Pengelola pun menjanjikan income sebesar Rp 2,2 miliar ke kas daerah atau 2 kali lipat dari yang dihasilkan saat ini.

Tak hanya itu, investor pun menjanjikan kenaikan kontribusi ke kas daerah sebesar 10 persen tiap tahun. Tentu tawaran ini sangat menggiurkan, bila dibanding kontribusi dari pengelolaan omac oleh Pemkab melalui Disparbudpora yang besarannya baru bisa menyentuh angka Rp 1 miliar.

Salah satu fasilitas yang perlu dibenahi agar OMAC lebih menarik bagi calon pengunjung. Foto: Dok WK

Tapi, sebelum benar-benar memberikan kontribusi maksimal, OMAC harus bersolek agar lebih layak. Investor harus merogoh kocek lumayan dalam untuk rehab OMAC. Menurut Widiyarto, Sekretaris Disparbudpora Klaten, investasi dan rehab OMAC butuhkan dana Rp 5 miliar.

“Pihak pengelola akan menyiapkan Rp 5 miliar untuk melakukan rehab. OMAC memang butuh rehabilitasi agar lebih menarik tampilannya,” ujarnya Widiyarto.

Selain untuk mendongkrak pendapatan, pemindahan pengelolaan OMAC juga terkait dengan rencana dikembangkannya wisata air terpadu. Menurut rencana, OMAC menjalin kerjasama dengan Umbul Ponggok dan Umbul Manten yang menyediakan paket wisata air di tiga tempat tersebut. Pasalnya tiga wisata air itu memang berdekatan.

“Jadi paket wisatanya dimulai dari Umbul Ponggok, kemudian ke Umbul Manten dan ditutup di OMAC. Di OMAC, peserta akan menikmati makan siang dan pemandian yang airnya masih alami. Airnya sangat jernih dan banyak pohon yang rindang sehingga cocok untuk makan dan berkumpul bersama keluarga. Di OMAC juga tersedia panggung hiburan sehingga nantinya peserta paket wisata juga bisa menikmatinya,” papar Widiyarto.

Menurutnya rencana pemindahan pengelola ini diharapkan sudah bisa dilakukan di tahun ini. Hanya belum diketahui siapa yang menjadi pemenang dari empat pengelola yang sudah mengajukan penawaran tersebut. Gonang Susatyo

Penulis :
Editor : wkeditor
COMMENTS
Belum ada komentar dari pembaca

Opini

Popular News