- Belum Tuntas, Proyek SPAM Kartamantul Malah Mandek di Tahun Politik, Kenapa?
- Bendung Samberembe Amblong, Parindi Maju Ulurkan Bantuan Perbaikan
- BENDUNG KAMIJORO: Kunjungan Membludak, Juwaidi Minta Pengunjung Jaga Keamanan
Sementara itu, Harjaka ST MT, Kasubag TU UPT PSDA Wilayah Tengah, Dinas PUPKP Kabupaten Sleman mengatakan hal serupa. Menurutnya, dengan usia bendung yang sudah tua seharusnya sudah dilakukan perbaikan. Apalagi beban tumpu di sungai terlalu berat sehingga turun di lantai bangunan bendung.
“Malam Jumat juga ada banjir. Sekarang ini kami melakukan penanganan darurat. Dua alat berat dikerahkan untuk membuat tanggul agar air tidak mengalir ke lubang sekaligus untuk antisipasi apabila turun hujan,†katanya.
Dia menambahkan, lubang yang menganga berdiameter sekitar 4x4 meter dengan kedalaman 7-9 meter. Pada penanganan darurat ini, lubang ditutup dengan batu cor untuk mengamankan jembatan dan mercu. Kemudian apabila lubang sudah tertutup maka petani akan kembali mendapatkan suplai air.
“Sekarang ini masa tanam pertama, petani harus mendapatkan air. Air dari bendung ini mengaliri areal persawahan seluas 210 hektare di wilayah Selomartani dan Wedomartani,†tambah Wahyudi, Pengamat Pengairan Bidang SDA, Dinas PUPKP Sleman. (Redaksi WK)