Baksos Reresik Malioboro Sukses, Limbah Cair 17 Septic Tank Berhasil Disedot
Selasa, 20 November 2018 14:51 WIB

Hal 20 a

YOGYAKARTA (wartakonstruksi.id) – Kegiatan sosial  Reresik Malioboro yang dilakukan Warta Konstruksi bersama keluarga mahasiswa teknik sipil Universitas Gajah Mada (UGM) dan bekerjasama dengan Balai Pengelolaan Infrastruktur Sanitasi dan Air Minum Perkotaan (PISAMP) DIY, Selasa (20/11/2018) berjalan sukses. Kegiatan tersebut juga bertepatan dengan acara Selasa Wage yang diisi kegiatan bersih-bersih kawasan Malioboro dari sampah dan kotoran. Selama Selasa Wage aktivitas perdagangan kaki lima di kawasan itu, diliburkan. Tim Warta Konstruksi dan puluhan mahasiswa teknik sipil UGM membantu membersihkan sampah-sampah yang ada di permukaan. Sedangkan enam operator dari Balai PISAMP fokus menyedot cairan lemak dan minyak yang berada di 17 titik septic tank di ruas pedestarian Malioboro.

Selain menyedot, para operator itu juga menyemprot air dari mobil "kombi". Mobil tersebut mempunyai dua fungsi, yakni menyemprotkan air bersih dan menyedot air limbah. Kemudian ada juga mobil truk tangki yang hanya khusus untuk menyedot air limbah. "Kegiatan kerja bakti ini sebagai bentuk kepedulian terhadap ikon Yogyakarta yakni malioboro, reresik malioboro merupakan kegiatan nyata dalam upaya memelihara infrastruktur yang ada, kegiatan ini perlu dilestarikan bahkan bisa diterapkan di kawasan lainnya seperti kawasan kotabaru" ujar Dodi Pranata, Redaktur Pelaksana Wartakonstruksi.com, Selasa. Dalam kegiatan ini, kata Dodi, sengaja melibatkan mahasiswa khususnya keluarga mahasiswa teknik sipil UGM, harapannya kegiatan kerja bakti seperti ini menjadi habit dalam keseharian hidup bermasyarakat, gotong royong merupakan moto bangsa ini sejak jaman nenek moyang dulu. Jadi kita generasi muda wajib untuk melanjutkan warisan tersebut. Sementara itu, Kepala Seksi Operasi dan Pemeliharaan Jaringan Air Limbah Balai PISAMP DIY, Dedi Risdiyanto mengatakan, pihaknya mengapresiasi adanya kegiatan tersebut. "Kegiatan ini kami apresiasi tinggi yang bertepatan dengan kegiatan Selasa Wage. Kami harap kegiatan ini bisa rutin dan dijadwal. Di sini kan banyak komunitas-komunitas atau instansi-instansi, ada di PU provinsi dan kota, ada DLH provinsi dan kota, kalau dijadwalkan seperti ini bagus. Harapannya seperti itu," ujar Dedi saat mendampingi keenam bawahannya. Dia juga berharap, ke depan sebelum adanya kegiatan kerja bakti tersebut, sebaiknya ada survei terlebih dahulu sehingga ada target pembersihannya. Secara teknis pembersihan, dia melanjutkan, kondisi di permukaan tidak ada hambatan dan berjalan lancar. Meskipun, hanya limbah cair di saptic tank saja yang bisa disedot. Kerja bhakti tersebut dimulai sejak pukul 06.00 pagi hingga sekitar pukul 08.30 WIB. Secara keseluruhan ada  17 titik septic tank yang disedot air limbahnya oleh pihak PISAMP DIY. Arif KF
Penulis :
Editor : wkeditor
COMMENTS
Belum ada komentar dari pembaca

Opini

Popular News