YOGYAKARTA (wartakonstruksi.com) – Tren lelang ndlosor di proyek Bina Marga PUP ESDM DIY yang terjadi 3 tahun terakhir ini sepertinya berakhir di 2021. Sebabnya, sejumlah proyek pada Bina Marga (BM) Dinas PUP ESDM DIY tidak lagi dimenangkan kontraktor dengan penawaran ndlosor.
Pengamatan media ini, beberapa tender dengan nilai lumayan pada proyek yang ada di Bina Marga Dinas PUP ESDM tidak satu pun dimenangkan penawar ndlosor. Seluruh penawaran mepet pagu dengan penawaran di atas 90 persen.
Baca juga
Proyek pembangunan ruas jalan dan jembatan Tawang – Ngalang Segmen V misalnya, dimenangkan penawar di angka 35.931.526.617,12 dari pagu sebesar Rp 37.851.504.000. Lalu proyek peningkatan jalan ruas Dawung (Barongan) – Makam Imogiri dimenangkan penawar di angka Rp 13.708.384.265,41. Pagu paket tersebut sebesar Rp 14.503.933.500,00.
Pembangunan ruas jalan Tawang – Ngalang Segmen I tak jauh berbeda. Dari pagu sebesar Rp 47.105.559.000,00 dimenangkan penawar di angka Rp 44.750.280.845,65. Demikian pula dengan proyek peningkatan ruas jalan Prambanan - Piyungan, dari pagu Rp 24.537.158.000,00 dimenangkan penawar di angka Rp 22.238.660.374,98.
Lalu peningkatan ruas jalan Denggung – Wonorejo juga sama. Dari pagu anggaran sebesar Rp 10.313.867.000,00 dimenangkan penawar dengan angka penawaran sebesar Rp 9.798.203.229,11.
Berikutnya, proyek peningkatan jembatan Bancang juga sama. Dari pagu sebesar Rp 5.851.800.000,00 dimenangkan penawar di angka Rp 5.482.039.385,26. Jembatan lainnya, yakni jembatan Kenet dari pagu sebesar Rp 9.753.000.000,00 dimenangkan penawar di angka Rp 9.537.867.659,65.
Sayangnya, meski berada satu atap lelang paket pekerjaan pada bidang Sumber Daya Air (SDA) tidak sebagus Bina Marga. Ada inkonsistensi BLP dalam mementukan pemenang. Hal ini terlihat dari angka penawaran yang berada masih di bawah 80 persen.
Paket konstruksi rehabilitasi jaringan irigasi D.I Pijenen/Kamijoro misalnya dimenangkan penyedia dengan penawaran sebesar Rp 12,942,780,518,22 dari pagu sebesar Rp 17.255.790.000,00. Demikian pula paket peningkatan jaringan DI Simo. Dari pagu Rp 5 miliar dimenangkan penawar di angka Rp 3,4 miliar.
| Penulis | : O-Kz |
| Editor | : Dodi Pranata |