Kesal Jalan Palagan Berlubang Tak Diperhatikan, Warga Inisiatif Tambal Semen
Minggu, 13 Februari 2022 15:31 WIB

Atas+inisiatif+warga%2C+Jalan+rusak+dan+berlubang+di+sepanjang+Jalan+Palagan+Tentara+Pelajar++Km+11+hingga+Km+12+sebagian+ditambal+dengan+semen.+++

SLEMAN (Wartakonstruksi.com) – Jalan berlubang acapkali menimbulkan musibah kecelakaan apabila tidak segera ditangani, terutama bagi pera pengendara roda dua.  Padahal, terkait dengan adanya kerusakan jalan atau failitas umum menjadi perhatian pemerintah.

Tak jarang, masyarakat atau pengendara telah menyampaikan keluhannya terkait rusaknya jalan-jalan yang berlubang. Namun tidak adanya perhatian serius dari pemerintah, masyarakat pun ada yang mulai dengan inisiatif sendiri melakukan perbaikan dengan menmabl lubang-lubang jalan.

Baca juga

Hal tersebut seperti hasil pantauan Wartakontruksi.com, pada Sabtu (29/1/2022) pekan lalu. Rusaknya jalan dengan adanya lubang akibat aspal yang tergerus nampak di sepanjang Jalan Palagan Tentara Pelajar Km 11 hingga Km 12, Ngaglik, Sleman.  Lubang yang menganga terlihat dengan beragam ukuran dari yang lubang kecil hingga lebar. Menariknya, sebagian kerusakan jalan tersebut sebagian ada yang sudah ditambal oleh warga setempat dengan semen secara ala kadarnya.

“Lubang-lubang jalan akibat aspal rusak sudah lama terjadi. Lubang-lubang seperti ini banyak dijumpai di Km 11 dan Km 12 Jalan Palagan Tentara Pelajar. Karena sangat membahayakan bagi pengendara, khususnya ketika musim hujan, maka sebagian lubang ditutup dengan adukan semen yang merupakan inisiatif warga sendiri,” kata Sudjono (63) warga setempat.

Dirinya dan warga setempat selama ini sangat berharap adanya perhatian dari Pemerintah Kabupaten Sleman, utamnya dari Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Sleman untuk dapat memberikan bantuan perbaikan jalan. Namun hingga sekarang, kendati sudah ada inisiatf dari warga untuk menambak sendiri, tapi perhatian pemerintah belum juga ada. Terbukti masih terdapat sejumlah lubang dan kerusakan jalan lainnya, baik di sisi kanan atau kiri sepanjang ruas jalan tersebut.

“Warga di sini sangat berharap Pemerintah Kabupaten Sleman peka terhadap keluhan warga dan pengguna jalan. Kerusakan jalan ini sudah meresahkan dan sangat membahayakan,” imbuhnya.

Dirinya juga menilai, bahwa pemerintah daerah ada kesengajaan atau lalai dalam melaksanakan tugasnya. Sehingga sudah semestinya segera melakukan perbaikan dengan cara menerjunkan tim pengawasan yang bertugas mencari dan menemukan jalan akses umum yang rusak, dilanjutkan dengan segera memperbaiki jalan-jalan rusak baik dalam kategoro kecil, sedak ataupun berat.

“Kalaupun ada alasan faktor cuaca atau anggaran sehingga belum dapat dilakukan perbaikan, minimal pemerintah memberikan tanda pada area (lokasi) jalan yang rusak (berlubang) sehingga dapat mengantisipasi terjadinya musibah bagi pengendara. Intinya Pemerintah harus bertanggung jawab atas kerusakan jalan umum ini, ” tandasnya.  

Penulis :
Editor :
COMMENTS
Belum ada komentar dari pembaca

Opini

Popular News