Dirut PDAM Sleman: Fokus Benahi K4 dan Ekspansi Jaringan
Selasa, 07 Oktober 2025 08:43 WIB

Edy+Nugroho+SE+MM%2C+Dirut+PDAM+Sleman

MEMIMPIN perusahaan daerah yang sudah cukup mapan, memang bukan perkara mudah. Butuh perhatian ekstra agar bisa menemukan celah untuk terus berinovasi dan membuat perusahaan terus berkembang.

Tantangan ini yang dirasakan Direktur Utama PDAM Tirta Sembada Sleman, Edy Nugroho, S.E., M.M. Pria murah senyum yang belum lama ini dilantik sebagai Direktur Utama PDAM Sleman dituntut bekerja cepat, taktis dan inovatif.

Baca juga

Beruntung, Alumni Fakultas Ekonomi Universitas Janabadra ini, sudah cukup makan asam garam di dunia PDAM. Lebih dari 30 tahun pengabdiannya, lebih dari cukup untuk membawa perusahaan menjadi yang terdepan dalam inovasi dan pelayanan.

Ya, Edy Nuroho sudah bergabung dengan PDAM Sleman sejak tahun 1991. Karirnya dimulai di unit, sebelum akhirnya beergeser di beberapa posisi seperti keuangan, hubungan langganan, kepala cabang, dan jabatan terakhirnya sebagai SPI (sistem pengandaliaan internal) sebelum dilantik sebagai Direktur Utama.

Ditemui di ruang kerjanya belum lama ini, Edy mengungkapkan, ada tahapan-tahapan yang akan dilakukan saat memimpin PDAM Sleman.  Hal utama yang jadi perhatiannya saat ini adalah memastikan aspek K3 terpenuhi. Edy bahkan menambahkannya menjadi K4 yaitu kualitas, kuantitas, kontinuitas dan keberlanjutan, wajib dipenuhi karena merupakan hak konsumen.

Langkah pemenuhan K4, salah satunya dengan melakukan perbaikan di Kronggahan. “Untuk di belakang JCM, kalau hotel pakai air, warga dapat airnya kecil. Kita enggak mau itu, kita harus tambah lagi suplai debit di situ,” tegasnya.

Langkah cepat lainnya dilakukan di wilayah Barat. PDAM akan memasang pipa jaringan untuk menyuplai aliran air di daerah Singojayan - Ngijon. Langkah ini diambil karena saat ini, suplai di daerah tersebut selalu mati saat beban puncak. Meski sudah ada jaringan pipa tapi alirannya kurang lancar.

Teknisnya nanti, air dari desa Murangan Moyudan dialirkan ke Singojayan. “Dalam taraf survei sudah selesai tingal eksekusi sama nunggu dana,” urainya sembari tersenyum.

Langkah lain yang akan dilakukan adalah melakukan ekspansi jaringan. PDAM sudah mendata perumahan-perumahan yang akan menjadi pelanggan baru PDAM. Sejauh ini, Edy mengklaim sudah deal untuk 500 sambungan baru dan akan digarap dalam wakttu dekat ini.

Sebagai tambahan, Edy memastikan bahwa target keuangan untuk tahun 2025 telah tercapai. Namun ada pekerjaan rumaah yang harus dikebut yaitu untuk sambungan rumah. Dari target 2000 sambungan rumah baru, realisasinya baru mencapai 80 persen.

“Perlu sosialisasi yang lebih massif terkait air bersih dari PDAM. Dan kami memohon bantuan dari semuanya untuk membantu menyosialisasikan ini,” pintanya.

 

 

 

 

 

Penulis : WK 002
Editor : Dodi, S.H., M.H
COMMENTS
Belum ada komentar dari pembaca

Opini

Popular News