Buka Akses Jalan Baru ke Gunungkidul, Pemkab Sleman Segera Bebaskan Lahan Sepanjang 9,1 Km
Kamis, 04 Juli 2019 05:30 WIB

SLEMAN (wartakonstruksi.id) – Guna mengurai kepadatan lalulintas di sepanjang jalan Piyungan- Prambanan, Sleman, sekaligus membuka akses jalan baru sebagai jalan alternatif menuju tempat destinasi wisata, saat ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman sedang melakukan tahapan pengadaan lahan untuk keperluan di atas.

Dijelaskan Kepala Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Dipentaru) Kabupaten Sleman, Muhammad Sugandi SH MSi, rencana pengadaan tanah akan dilakukan pada 2020. Nantinya tanah tersebut akan dimanfaatkan sebagai lokasi dibangunnya ruas jalan baru sebagai penghubung 2 wilayah kabupaten, yakni Kabupaten Sleman dengan Gunungkidul.

Menurut Sugandi, sejauh ini pihaknya sedang menggelar sosialisasi kepada warga terdampak guna kepentinga penyusunan dokumen perencanaan pengadaan tanah dan melakukan tahapan hingga diterbitaknya Izin Penetapan Lokasi (IPL).

Baca juga:

“Menurut rencana bentangan jalan sepanjang kurang lebih 9,1 km dan lebarnya 13 meter mulai  dari Kabupaten Sleman menuju ke arah Gunungkidul. Lokasinya di sekitar Lemah Abang Prambanan,” jelas Sugandi, Rabu (3/7/2019) di kantornya.

Dikatakan lebih lanjut, proses masih berlangsung dalam taraf identifikasi lahan untuk mendapatkan IPL, salah satunya dengan melakukan koordinasi dengan pihak terkait, antara lain dengan 5 wilayah desa yang terdampak.

“Data berjalan terus, kemudian perlu koordinasi dengan desa, ada 5 desa yaitu Desa Bokoharjo, Samirejo, Wukirharjo, Gayamharjo dan Sumberharjo, begitu pula data jumlah KK yang terdampak secara pasti juga belum terdata,” jelasnya.

Terkait Sleman:

Perihal target, dia menegaskan pada 2019 akan segera dirampungkan dokumen perencanaan pengadaan tanah dan IPL. “Sekitar sampai bulan Agustus nanti akan kita kirim ke Gubernur untuk dibuat IPL, setelah IPL terbit direncanakan pengadaan tanah pada tahun besok,” terangnya.

Disinggung mengenai total anggaran yang dikucurkan, dirinya belum bisa menyebutkan secara pasti, dikarenakan proses masih berjalan. “Anggaran sudah disiapkan, namun belum bisa kita sebutkan, karena mungkin masih ada perubahan, mengenai DED sudah ada,” sambungnya.

Ditambahkannya, nantinya jalan tersebut tembus hingga di daerah Lemah Abang, tepatnya di jembatan Sembada- Handayani. “Jalan bisa menghubungkan hingga ke lokasi wisata gunung api purba Nglanggeran Gunungkidul,” tutupnya. Eko P

Penulis :
Editor : wkeditor
COMMENTS
Belum ada komentar dari pembaca

Opini

Popular News