GUNUNGKIDUL (wartakonstruksi.com) – Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (Pemda DIY) melalui bantuan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan KORPRI menyalurkan air bersih kepada masyarakat di wilayah terdampak kekeringan di Kabupaten Gunungkidul.
Penyaluran bantuan tersebut mulai dilakukan hari ini, Senin (24/8/2026), dan akan dilanjutkan pada Rabu (26/8/2026). Sebanyak 7 tangki air bersih dialokasikan untuk warga di RT 1 dan RT 2, Padukuhan Duwet, Kalurahan Purwodadi, Kapanewon Tepus, Kabupaten Gunungkidul.
Kepala Pelaksana BPBD DIY Agustinus Ruruh Haryata, S.H., S.T., M.Kes., mengatakan penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kondisi dan kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak kekeringan.
“Untuk hari Senin dan Rabu dilakukan dropping air bantuan dari ASN dan KORPRI Pemda DIY di Padukuhan Duwet sebanyak 7 tangki,” kata Ruruh.
Kegiatan penyaluran bantuan tersebut turut dihadiri Pengurus KORPRI Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Gunungkidul, Panewu Anom Tepus, Lurah Purwodadi, serta Dukuh Duwet Kalurahan Purwodadi Kapanewon Tepus.
Menurutnya, bantuan serupa juga akan disalurkan ke tiga padukuhan lainnya, yakni Padukuhan Tegalweru, Kalurahan Tepus, Kapanewon Tepus; Padukuhan Songwaluh dan Padukuhan Kendal, Kalurahan Melikan, Kapanewon Rongkop.
Masing-masing dari tiga wilayah tersebut akan mendapatkan bantuan sebanyak 7 tangki air bersih. Penyaluran dijadwalkan dilakukan secara bertahap dalam kurun waktu tiga minggu ke depan.
Dengan demikian, total bantuan air bersih yang disiapkan melalui dukungan ASN dan KORPRI Pemda DIY mencapai 28 tangki untuk empat wilayah terdampak kekeringan di Kabupaten Gunungkidul.
Ruruh mengungkapkan, bantuan tersebut akan dievaluasi selama satu bulan atau empat minggu ke depan. Evaluasi dilakukan dengan memperhatikan perkembangan kondisi dan kebutuhan air bersih masyarakat di masing-masing wilayah.
“Total bantuan dari ASN dan KORPRI Pemda DIY sebanyak 28 tangki akan dievaluasi selama satu bulan atau empat minggu ke depan dengan memperhatikan kondisi untuk keberlanjutan bantuan air bersih,” jelasnya.
BPBD DIY akan terus memantau kondisi wilayah terdampak kekeringan untuk menentukan kebutuhan bantuan selanjutnya. Evaluasi tersebut menjadi dasar dalam mempertimbangkan keberlanjutan bantuan air bersih bagi masyarakat di wilayah terdampak kekeringan di DIY.