SLEMAN (wartakonstruksi.com) – PDAM Tirta Sembada Sleman memfokuskan program tahun 2026 pada pengembangan jaringan dan infrastruktur. PDAM Sleman juga akan memanfaatkan suplai air dari SPAM Regional untuk mengurangi ketergantungan pada air tanah.
“Tahun 2026 ini kita fokus pada pengembangan jaringan dan infrastruktur. Kita juga berupaya mengurangi ketergantungan pada air tanah dengan memanfaatkan air dari SPAM Regional,” ungkap Rina Wijayanti, Kasi Pelayanan dan Pengaduan PDAM Tirta Sembada Sleman, Selasa (20/1/2026).
Baca juga
Rina menjelaskan, pengembangan jaringan akan menyasar beberapa daerah prioritas di wilayah barat dan tengah. Antara lain Kapanewon Minggir, Moyudan, Godean, Gamping, Nogotirto, Mlati sisi timur, Sleman, Ngaglik, Kalasan dan Depok.
“Daerah-daerah tersebut jadi fokus kami untuk melakukan perluasan distribusi di tahun 2026 ini,” katanya.
Selain pengembangan jaringan, PDAM Sleman juga menurunkan biaya pemasangan baru reguler dari semula Rp 1.517.000 menjadi Rp 1.300.000. pengurangan ini diberlakukan untuk memberi keringanan bagi calon pelanggan.
Calon pelanggan yang akan memanfaatkan program ini, dapat melakukan pendaftaran secara online melalui website resmi www.pdamsleman.co.id dan memilih halaman prosedur pasang baru.
“Tahapannya sudah tersedia, nanti ada petugas yang juga akan menghubungi melalui whatsapp/telepon. Pemasangan dilakukan maksimal dalam 6 hari kerja sejak tanggal bayar,” sambungnya.
PDAM Tirta Sembada Sleman saat ini memiliki 46.104 pelanggan yang terdiri dari pelanggan rumah tangga 44.872, sosial khusus 446, instansi 277, niaga kecil 308, niaga besar 98, sosial umum 76, industri 6, dan bandara/tarif khusus kesepakatan 1.
| Penulis | : WK 002 |
| Editor | : Dodi, S.H., M.H |